Tampilkan postingan dengan label menunggu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label menunggu. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 Januari 2013

Jalan Kehidupan (Bag. 1)

Saat hati ini menyukai dirimu, usaha untuk berubah selalu aku lakukan, mencoba dan selalu mencoba, ingin aku menunjukkan kepada dirimu, aku ingin membuktikan kepada dirimu, bahwa aku bisa tulus mencintai dirimu, aku ingin menikah denganmu, ingin memiliki rumah, anak, ingin memiliki mobil.

Tapi, tidak ada perubahan, tidak peduli seberapa banyak aku mencoba, namun apa yang berubah pada dirimu ?

Bahkan sampai aku putus asa, semua keluargamu dan dirimu tidak ada yang menerimaku.
Tidak peduli jika yang ku lakukan ini masih kurang, di matamu takkan pernah ada kelebihan pada diriku.
Hatiku hanya bertanya, apa yang kamu lakukan pada diriku ?

Aku harus bertahan 20 tahun, namun kau pergi tanpa memberiku kepastian.
Sampai detik ini aku selalu bertanya, Kenapa ? Kenapa ? Kenapa ?
Dulu kau datang kepadaku, senyummu, gayamu, dan saat itu aku bertanya, apakah bagiku, kaulah segalanya untuku ?

Haruskah ada cinta, meskipun itu hanya ada didalam perasaanku.
Haruskah ada cinta, meskipun aku memiliki kekurangan.
Bahkan dengan mata tertutup, bahkan dengan telingaku tertutup, aku adalah seseorang yang ingin di cintai di dalam dirimu.

Langkah demi langkah aku lewati waktu. seperti ini, saat ini, aku selalu merindukanmu.
Seperti ini, saat ini, aku tidak bisa berbuat apa apa.

Aku sangat merindukanmu bahkan sampai jejak dirimu.
Meskipun hatimu harus tetap di tempat, matamu selalu menjauh dari diriku, bahkan jika aku memberikan segalanya, itu tidak akan merubah segalanya, kau akan selalu tetap memandangku, menilaiku, bahwa diriku selalu memiliki kekurangan.

Minggu, 18 November 2012

Sebuah Penantian

Hari ini aku seperti biasa menunggu kabar mengenai dirimu.

Detik demi detik, tidak hanya hari ini, atau esok hari, satu bulan atau tahun, namun aku akan selalu menunggumu seumur hidupku.

Walau yang aku tunggu hanya berupa message via facebook (message pribadi di facebook), yang aku tunggu hanya keadaan dirimu.

Ketika aku mendapatkan balasan darimu walau hanya "thank you atau thank you again" hati ini senang dan tenang

Ku tahu penantian ini adalah penantian yang tak akan pernah berujung, karena dirimu tak mengenal diriku, karena dirimu tak pernah berjumpa dengan ku.

Aku selalu bertanya pada diriku bagaimana keadaanmu :
Apakah dirimu baik baik saja ?
Apakah kamu sudah makan ?
Apakah kamu lelah ?
Apakah kamu sudah beristirahat ?

Kembali aku menyadari "Tidak ada yang menjawab semua itu tiap harinya" namun aku selalu melakukannya setiap detik.....
SEUMUR HIDUPKU